[NETIKET] Etika Menggunakan E-Mail (Bagian III)
Sementara orang mungkin berpikir, karena email hanya berbentuk tulisan dan bisa saja kita memalsukan identitas diri, maka tentu kita bisa menulis tentang apa saja kepada siapa saja dengan cara apa saja. Bukankah internet adalah kebebasan?

Pada kenyataannya komunitas orang-orang yang menggunakan internet, khususnya email, telah mengembangkan etiket yang berkenaan dengan konvensi mengenai kepantasan tindak tanduk dalam berkomunikasi. Konvensi ini disebut dengan netiquette atau netiket. Memang tidak ada satu rumusan netiket yang pasti dan diberlakukan secara universal, akan tetapi secara umum dari beberapa sumber pada dasarnya memiliki kesamaan.
Beberapa poin penting mengenai netiket di antaranya :
1. Tidak menulis email dengan menggunakan huruf besar semua. Email yang keseluruhan pesannya ditulis dengan huruf besar dapat dipersepsikan sebagai berteriak.
2. Menggunakan emoticon / smiley (dijelaskan pada bagian lampiran) bila kita ingin mengindikasikan emosi kita pada orang lain. Ini perlu untuk menghindari kesalahpahaman.
3. Mempertimbangkan dengan baik-baik apa yang ditulis. Tidak semua orang atau milis bisa menerima ekspresi yang keras. Paling aman adalah bersikap netral dan tidak berapi-api.
4. Tidak melampirkan file apapun pada email sebelum ada kesediaan dari calon penerima email. Ini terutama berlaku pada milis, karena apa yang kita kirimkan akan diterima oleh banyak orang. Hampir semua milis melarang anggotanya untuk mengirimkan email dengan attachment.
5. Hanya menggunakan email dengan format plain text bila mengirim email ke discussion list.
6. Bila kita ingin memberitahu keberadaan sebuah website yang menarik pada orang lain, jangan memuat seluruh isi website itu. Cukup tulis saja alamatnya.
7. Tidak mempromosikan apapun ke dalam milis yang sifatnya bisnis, menjual barang, atau menawarkan jasa – kecuali ada izin dari moderator milis atau jika milis tersebut memang memungkinkan seseorang untuk melakukan itu.
8. Bila menjawab sebuah email, baik jawaban pribadi maupun ke sebuah milis, jangan menyertakan seluruh isi dari email sebelumnya. Editlah sedemikian rupa sehingga hanya bagian-bagian penting saja dari email lama yang dipertahankan, yaitu yang akan anda tanggapi.
- September 18th
Leave a Reply